Banyak orang berkata uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Tapi kenapa kita sering bahagia kalau dapat uang? Sebab kita diatur supaya ingin kaya (padahal kaya belum tentu bahagia). Iklan selalu melatih kita supaya memakai gaya atau gawai terbaru. Kita menghasilkan uang sebab ingin mempunyai kehidupan yang baik.
Tapi itu semua tidak membuat kita bahagia. Berapa pun uang yang kita dapat, benda yang kita punya, banyaknya baju, kendaraan, atau mainan bagus, kita tetap tidak lebih bahagia. Sedihnya tanpa disadari malah membawa kita terus mengejar kekayaan dan kemewahan.
Jadi, apa yang membuat kita bahagia? Dari hasil penelitian terhadap kehidupan ratusan orang, ada tiga hal. Kita beruntung, semua itu tanpa biaya.
- Rasa syukur. Ini adalah cara terbaik yang selalu saya lakukan untuk meraih tujuan, yang justru membawa rasa bahagia. Bersyukur memacu rasa percaya diri dan membuat hidup lebih bahagia. Orang yang bersyukur selalu merasa bertenaga, dapat mengendalikan hidup, dan selalu punya pandangan baik. Caranya: Biasakan untuk selalu bersyukur. Buang semua keluhan dengan bersyukur “masih punya” atau “masih mampu”. Walau terdengar garing, bisa membuat saya lebih bahagia.
- Prasangka baik. Manusia itu makhluk sosial. Punya prasangka baik akan membuat hubungan baik dan saling mendukung dengan keluarga atau orang di sekitar kita. Prasangka baik akan membawa bahagia karena menghapus salah paham. Caranya: Sisihkan waktu kita untuk menghubungi orang-orang yang berarti. Katakan pada mereka, dengarkan mereka, dan kembangkan hubungan baik dengan mereka.
- Tetap semangat. Kita sering mendengar kalimat ini di internet, yaitu keadaan ketika asyik menyelesaikan tugas hingga lupa waktu. Keadaan ini justru mampu membuat kita lebih bahagia. Sebab kebahagiaan tidak didapat saat kita berdiam diri, tetapi saat kita berada dalam tantangan. Caranya: Kerjakan yang paling mampu diselesaikan. Inilah langkah awal yang sangat penting. Matikan televisi, abaikan media sosial, bergeraklah dan lakukan dengan semangat.
Ingat tiga hal ini sudah diberitahukan. Jangan sia-siakan!
Tinggalkan Balasan